Latest News From Our Blog

Cerita dari Safari Pelkes

Cerita dari Safari Pelkes

By in ASM, Program 2019-2020 on

Oleh : Marlene Karinda - Kapahang Sukacita di Pos Pelkes Muara Bulian - Mupel Jambi

Muara Bulian adalah salah satu tujuan kegiatan Safari Pelkes GPIB 2019, bagian wilayah kabupaten Batanghari, Jambi. Disanalah Pos Pelayanan “Exaudia”  Muara Bulian berdiri di antara kebun kelapa sawit. Jarak tempuh dari GPIB Marturia di pusat kota Jambi kurang lebih satu jam menuju Pospel Exaudia yang merupakan bagian jemaat GPIB “Immanuel”, Tempino. Dari lorong jalan kecil hingga akhirnya masuk ke dalam perkebunan sawit yang sangat luas.  Dengan semangat dan sukacita kami berjalan sambil berlari menuju gereja. Jalan berdebu tak kami hiraukan.

Dari kejauhan nampak beberapa jemaat baik dewasa maupun anak telah menunggu kedatangan rombongan kami dan peserta Safari Pelkes lainnya. Tibalah kami di gereja dan bersalaman dengan jemaat yang ada. Lalu berkoordinasi dengan Pdt. Erien Mamengko-Hamantaw Ham untuk rencana kegiatan kami selama dua hari penuh di pos Exaudia.

Hari pertama di Bulian kami berkenalan dengan beberapa anak yang hadir bersama orangtua. Samuel, Erlan, Vanya, Juju, Ucok, Cantika, Angel, Hizkia, dan lainnya antusias ketika kami ajak duduk bersama berkenalan. Sambil menunggu para peserta Safari Pelkes beraktivitas, Samuel dkk memperlihatkan kemampuan bernyanyi juga antusias mereka menjawab pertanyaan isi Alkitab yang diberikan oleh ka Benaya, Dewan PA. Hadiah istimewa telah disiapkan untuk dibagikan pada anak yang dapat menjawab atau menceritakan kembali tokoh-tokoh Alkitab yang dikenal. Walaupun tidak semuanya dapat menjawab, anak lainnya tetap duduk manis menunggu ‘reward’ dari Kak Benaya.

Hari kedua kami awali dengan kegiatan kunjungan Pospel Terentang Baru untuk membawa bingkisan “Aku Suka Membagi”. Tak lebih dari sejam kami kembali menuju Bulian untuk bersiap pembinaan anak bersama kakak layan. Kali ini peserta anak yang hadir bertambah bahkan anak simpatisan gereja pun datang. Kakak layan dari “Immanuel”, Tempino pun ikut hadir Kak Septi, Kak Usi, Bang David, Bang Petrus. Lagu KC, “Mari Kita Bergembira” dengan gerakan mengawali pertemuan kami. Lagu K A S I H arahan gaya ka Fanny juga dinyanyikan. Menjadi anak PA GPIB yang memiliki visi/nilai : Andalkan Tuhan, Cinta Keluarga, Pantang Menyerah, dan Menjadi Berkat diberikan. Melihat antusiasme seluruh anak Bulian tentu saja membuat kami sukacita dan optimis masa depan gereja akan terus dilanjutkan. Mereka memiliki cita-cita yang ingin dicapai.

Nilai Pelayan PA GPIB yaitu peduli, komitmen, mengupayakan yang terbaik juga dibagikan. Teringat kesaksian Bang David yang tadinya hanya pemuda biasa setelah mengaku menjadi Sidi Baru memiliki semangat untuk menjadi pelayan anak. Walaupun belum cakap menyampaikan cerita tapi ia ingin berbagi dengan talentanya memainkan alat musik. Masih banyak yang ingin dibagikan namun waktu, kondisi dan situasi yang membatasi kami.

Sukacita inilah yang kiranya menjadi kekuatan kami juga pelayan PA dimanapun berada untuk terus berbagi. Tantangan selalu ada namun dapat dilalui dengan mengandalkan Tuhan Yesus.

Terima kasih untuk sukacita yang diberikan.

Marlene Kapahang